BUNANG: BumiSenang











Membaca Rilke: Refleksi Dari Masalah-masalahan Penerjemahan 

 

 

Penulis Cartesian Sonata, Finding Form, dan The Tunnel -seorang esais, novelis, dan filsuf terkenal- telah memperlihatkan seni dari penerjemahan suatu karya sastra, sekaligus Duino Elegies karya Rainer Maria Rilke — serta mengantarkan kepada kita hasil terjemahannya sendiri akan hasil karya Rilke yang luar biasa.

 Setelah hampir seumur hidup membaca Rilke di Inggris, William Gass melakukan penerjemahan atas karya-karya Rilke demi, dengan suatu cara, menjadi lebih dekat dengan karya-karya seorang yang sangat dikaguminya itu.

 

 

 Baca lengkap:

http://id.shvoong.com/books/1685205-membaca-rilke-refleksi-dari-masalah/



“Surat-surat Rilke untuk Seorang Penyair Muda”/ ulasan dari A. J. Rao 

 

*Bagian kedua dari sepuluh seri kumpulan surat

Surat-surat Rainer Maria Rilke untuk seorang penyair muda merupakan dokumentasi otobiografi yang luar biasa. Sebuah bacaan di mana, di luar keindahan fondasinya sendiri, telah memfasilitasi pengertian yang lebih jernih akan pandangan dan teknik puitik seorang Rilke.

 Surat kedua Rilke untuk seorang penyair muda itu berhubungan dengan penggunaan ironi sebagai suatu teknik puitik. Sarannya dalam hal ini adalah untuk tidak menggunakannya terlalu banyak, khususnya dalam kondisi-kondisi yang tidak kreatif. Penyair-penyair modern menggunakan ironi secara ekstensif dan menganggapnya sebagai suatu bagian penting dari teknik puitik yang tidak dapat dilepas oleh penyair. Ironi mengarah kepada sebuah dunia yang jelas-jelas telah pasti –dengan melihat dari sisi yang berlandaskan pada ketidakpercayaan akan suatu sistem. Nada dari puisi juga digambarkan secara luas dari persepsi yang (cenderung) menghakimi dalam konteks turbulensi sosio-politik di masa itu.

Baca lengkap:

http://id.shvoong.com/books/1685238-surat-surat-rilke-untuk-seorang/



Rilke, Cinta dan Prahara: Terjemahan dan Pendapat

 

Sebuah antologi dari puisi dan prosa terbaik karya Rilke bagi para peminat dan pembaca baru 

Buku ini adalah antologi mini dari kumpulan puisi dan prosa yang diperuntukkan bagi para peminat dan para pembaca yang baru membaca Rainer Maria Rilke untuk pertama kalinya. John J. L. Mood telah mengumpulkan sebuah koleksi dari karya-karya terbaik Rilke, menghadirkan komentar-komentar berikut dengan karya-karya yang telah dipilih. Mood mengaitkan karya-karya ini dengan paragraph-paragraf dalam esai tentang kumpulan surat Rilke yang menunjukkan pemahaman filosofi Rilke akan makna pria dan wanita, serta spritualitas ketertarikannya, yang melandasi rasa yang ada.

  

Baca lengkap:                           

http://id.shvoong.com/books/1685586-rilke-cinta-dan-prahara-terjemahan/



Sebuah komentar dari A. J. Rao pada “Surat-surat untuk Seorang Penyair Muda” (Bagian Pertama) karya Rainer Maria Rilke  

 

 

Surat-surat ini merupakan dokumentasi otobiografi penting yang memberikan suatu pemahaman yang lebih baik mengenai puisi-puisi Rilke. Surat pertama Rilke (dari 10 surat yang ia tuliskan untuk si penyair muda) berkaitan dengan komentar untuk puisi-puisi berikutnya.

 

Surat ini diawali dengan menyatakan betapa sulitnya mengekspresikan sesuatu dalam kesenian tanpa menyebabkan kesalahpahaman. Di sini, ia menyatakan kekecewaannya sendiri. Banyak hal yang gagal diekspresikan, apabila hal-hal itu terjebak dalam jeda yang ada di antara kata-kata yang hadir. Keberadaan nan misterius yang berlanjut sepanjang perjalanan kehidupan.

 

 

Baca lengkap: 

http://id.shvoong.com/books/1686195-sebuah-komentar-dari-a-j/

 



Panduan Hidup Sang Penyair: Pemikiran Rilke (Perpustakaan Modern) 

“Anda mesti menjalani kehidupan hingga pada titik nadir, bukan dengan menghitung hari per harinya, melainkan dengan menggali hikmahnya”– Rainer Maria Rilke 

Pemikiran yang unik dan pencerahan spiritual yang terpendam, serta filosofi penulisan sekaligus inspirasi dari penyair terbesar abad ke-20 – Rainer Maria Rilke- telah berhasil dikumpulkan oleh Ulrich Baer dari membaca ribuan halaman korespondensi yang belum pernah diterjemahan sebelumnya.

 

 

Baca lengkap:

http://id.shvoong.com/books/1687298-panduan-hidup-sang-penyair-pemikiran/



Rilke: Modernisme dan Tradisi Puitik (Studi Cambrigde di Jerman)

Jika pemunculan modernisme adalah kisah pergumulan antara halangan tradisi dan hasrat untuk bebas, maka perkembangan puitik Rilke adalah salah satu contoh kunci dalam kegigihannya untuk tetap berkarya.  

Judith Ryan mengambil sisi skeptik dari mitos milik Rilke sendiri, sebagai seorang jenius soliter, yang menunjukkan betapa dalamnya tulisan-tulisan Rilke dipengaruhi kondisi kebudayaan di masa itu. Ryan menemukan bahwa Rilke telah seringkali berupaya keras untuk bergelut dengan masalah gaya penulisan, pengaruh dan originalitas yang dibentuknya selama karir dalam dekade kritis di mana modernisme lahir.

 

 

Baca lengkap:

http://id.shvoong.com/books/1687309-rilke-modernisme-dan-tradisi-puitik/



Radar Bogor/ Jawa Barat, Indonesia  

Radar Bogor is the first newspaper published in Bogor City. The content of Radar Bogor is very remarkable due to the reportings of the Bogorian’s activities, as well as the informations about good places for you to come to. In Radar Bogor, we can also recommend the opinions about Bogor in addition to the situation around. The weakness of Radar Bogor is in the typography; consequently, it does a little bit disturbances on reading conveniences. Generally, Radar Bogor is quite pleasant along with the economical prize, which compares with the content it has.

Baca lengkap:

http://www.shvoong.com/newspapers/indonesia/1687327-radar-bogor-jawa-barat-indonesia/

 



dan lain-lain